Mohon Perhatian ! "Jika Laman website ini tidak tampil dengan sempurna mohon matikan terlebih dahulu ADBLOCK anda kemudian refresh ulang laman ini. Terima Kasih."

legenda Batu Ratapan Angin di Dieng

Friday, December 8th 2017. | Cerita Rakyat, Dieng, Jawa Tengah
Advertisement

Advertisement

Batu Ratapan Angin merupakan sebuah Batu pandang yg terdapat di Dieng atau tepatnya di atas Dieng Plateu Theater. Di tempat ini kamu bisa melihat pemandangan berupa dua buah telaga bahwa Telaga Warna dan Telaga Pengilon dari atas bukit. Pemandangan ini akan terlihat indah sekali sehingga banyak wisatawan yg datang dan berfoto ria di lokasi ini. Di lokasi Batu Ratapan Aggin ini terdapat dua buah batu besar tempat kita berdiri menikmati pemandangan yg terdapat di bawah. Ada kisah keren seputar Batu Ratapan Angin ini terkait denga asal-usulya. Masyarakat sekitar menyebutnya dengan legenda Batu Ratapan Angin. Penasaran seperti apa kisahnya ? Berikut bahwa Kisah asal-usul Batu Ratapan Angin selengkapnya.

legenda Batu Ratapan Angin di Dieng

Pada zaman dahulu hiduplah pasangan yg terdiri dari seorang pangeran yg tampan dan seorang putri yg cantik jelita. Keduanya menjalin kasih, saling menyayangi dan bahagia di suatu wilayah. Suatu ketika, ada pihak ketiga yg mencampuri hubungan percintaan keduanya. Seorang laki-laki ini begitu mempesona sehingga keren hati sang putri. Sang Putri pun diam-diam menjalin cinta dengan lelaki tadi.

Meskipun ditutupi dengan begitu rapatnya, suatu saat keburukan pasti akan tercium juga. Sang Pangeran akhirnya merasakan ada hal aneh dalam sikap sang putri. Akhirnya secara diam-diam Pangeran tersebut menyelidiki ada apa sebenarnya dengan sikap aneh sang putri. Suatu saat sang putri keluar untuk menjalin kasih dengan kekasih barunya. Tanpa diketahui sang Putri, Pangeran mengikuti dari belakang. Sampailah di sebuah bukit, sang putri bertemu dengan lelaku yg menjadi kekasihnya dan memadu kasih di tempat yg rindang itu. Betapa terkejutnya sang Pangeran melihat kejadian itu. Tanpa menuggu lama-lama lagi, Pangeran langsung menghadik kedua pasangan tak resmi itu. Sang putri yg melihat sang Pangeran muncul tiba-tiba menjadi kaget setengah mati. Pertengkaran sengit pun terjadi diantara ketiganya. pengaruh tersulut rasa emosi, sang putri berbuat nekat dengan berusaha membunuh sang Pangeran. Sang pangeran menjadi murka, dan akhirnya mengutuk sang putri dan kekasih gelapnya menjadi batu. Sang Putri menjadi batu yg duduk tengah lelaki selingkuhannya menajdi batu yg berdiri. Batu-batu ini andaikan diterpa angin yg kencang akan menimbulkan suara-suara seperti rintihan. Suara ini dianggap sebagai suara tangisan keduanya dan meratapi kesalahannya. Masyarakat kemudian menamai batu tersebut dengan “Batu Ratapan Angin”.

Sampai saat ini legenda Batu Ratapan Angin tersebut banyak beredar di masyarakat. akantetapi semua kembali ke diri kita apakah mau mempercayai legenda Batu Ratapan Angin diatas atau tidak. yg jelas, sebenarnya bunyi aneh dari tiupan angin bukanlah hal yg aneh. Fenomena seperti ini sebenarnya bisa dijelaskan oleh ilmu pengetahuan. Mari kunjungi Obyek Wisata yg sangat keren di Dieng.

legenda Batu Ratapan Angin di Dieng

Sekianlah informasi berhubungan legenda Batu Ratapan Angin di Dieng yg bisa team sbstz.com sampaikan , ajak lah keluarga kamu atau sahabat untuk berwisata bersama untuk mendekatkan keakraban tak lupa juga mempelancar rezeki kalian . terimakasih telah singgah ke sbstz.com , luangkan saat kamu untuk men SHARE informasi diatas melalui media sosial seperti Facebook , IG dan lain hal nya agar memperkenalkan berbagai informasi suatu daerah berhubungan keanehan wisata di Negara INDONESIA . terimakasih

Baca Juga;

Advertisement